Senin, 23 Juli 2018 12:33:34 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 118
Total pengunjung : 407666
Hits hari ini : 497
Total hits : 3717647
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tanggulangi Terorisme, BNPT dan Kejagung MoU






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 03 Juli 2018 20:11:57
Tanggulangi Terorisme, BNPT dan Kejagung MoU

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung RI terkait koordinasi dan kerja sama penanggulangan terorisme di Gedung Sasana Pradana Kejaksaan Agung RI, Selasa (3/7/2018).

Kedua pimpinan lembaga itu, menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) agar kerja sama berjalan secara optimal dan tepat sasaran. “Penandatangan MoU ini wujud nyata kecintaan kita terhadap bangsa ini,” kata Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius.

Dikatakan Suhardi, maksud dan tujuan dalam kerja sama ini adalah sebagai dasar pijakan untuk menyinergikan penyelenggaraan penanggulangan terorisme di Indonesia. “Mengoptimalkan penegakan hukum tindak pidana terorisme dan penyebaran paham radikalisme,” jelasnya.

Selain itu, tambah Suhardi, kerja sama ini dilakukan untuk melakukan pertukaran data penyebaran terorisme dan penanggulangan terorisme.

Ke depan sambungnya, tantangan untuk menjaga keutuhan bangsa dari ancaman paham radikalisme akan semakin nyata. Dibutuhkan sinergi yang menyeluruh dari instansi dan lembaga pemerintahan.

“Tahun ini ada sejumlah event besar yang kami dituntut keseriusannya, seperti Asean Games, pertemuan IMF di Bali hingga Pemilu 2019,” ungkapnya.

Sementara itu, Jaksa Agung H.M Prasteyo mengatakan, kerja sama dengan BNPT merupakan langkah yang tepat, karena tumbuhnya paham radikal dan terorisme sudah mengancam kedaulatan bangsa.

Prasetyo mengatakan ruang lingkup kerja sama mulai dari pencegahan hingga penanggulangan dan pembinaan pasca penindakan. Dia menyebut koordinasi Kejaksaan Agung dengan BNPT sudah baik selama ini.

Hal ini terlihat dari keberhasilan Jaksa dalam menuntut kasus terorisme di persidangan. “Keberhasilan Jaksa dalam menuntut kasus terorisme dalam persidangan tidak lepas dari penyidikan dan barang bukti yang kuat,” tandasnya.

Adapun poin MoU BNPT dengan Kejaksaan Agung adalah penegakan hukum dalam rangka penanggulangan terorisme, pertukaran data dan informasi dalam rangka pencegahan penyebaran terorisme dan penanggulangan terorisme, penyelenggaraan pengawasan terhadap orang, barang dan infiltrasi paham radikal terorisme.

Selanjutnya, memberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, peningkatan kompetensi teknis para pihak dalam penanggulangan terorisme dan penugasan Jaksa pada pihak BNPT. (Bang/red)

dilihat : 14 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution