Senin, 23 Juli 2018 06:38:49 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 149
Total pengunjung : 407547
Hits hari ini : 1484
Total hits : 3717121
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Peduli Korban Bom Surabaya, 23 Pelukis Wanita Melukis diatas Totebag






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 29 Juni 2018 11:45:59
Peduli Korban Bom Surabaya, 23 Pelukis Wanita Melukis diatas Totebag

Surabaya,pustakalewi.com - Sebanyak 23 perempuan tampak tengah menggoreskan kuasnya di atas totebag putih berbahan kanvas.

Beberapa sempat kebingungan, karena cat akrilik yang mereka gunakan menjadi cepat kering akibat angin yang menderu-deru di lantai 5 Pool Area Fairfield Hotel Surabaya, Sabtu (23/6/2018).

Bunga dan kupu-kupu. Dua makhluk hidup itulah yang terlintas oleh Ida Fitria ketika ditantang melukis di tote bag. Perempuan yang telah terjun ke dunia lukis sejak tahun 2005 ini memang ingin menyampaikan pesan tersendiri di balik lukisannya. 

“Dua-duanya ini kan makhluk cantik ya. Jadi saya ingin agar nantinya yang pakai tote bag ini merasa cantik juga, sama seperti bunganya maupun kupu-kupu,” jelasnya.

Di atas tote bag berukuran sekitar 30 cm x 40 cm, Fitri, sapaan akrabnya, menggunakan cat akrilik untuk melukis bunga berwarna merah muda itu. Kurang lebih satu jam melukis, Fitri berhasil menyelesaikan lukisannya di satu tote bag. 

“Habis ini, mau melukis satu lagi. Karena masing-masing pelukis harus melukis di dua tote bag,” tambahnya sambil menoreh kuas.

Fitri tak sendirian, bersama dengan kurang lebih 22 pelukis perempuan lainnya, mereka unjuk kebolehan berkreasi di acara Tas Kasih, Melukis untuk Donasi Amal. Nantinya dari hasil lukisan di tote bag tersebut akan dijual dan didonasikan kepada para korban ledakan bom Surabaya Mei lalu. Meski harus berhadapan dengan angin yang cukup kencang, namun suasana cantik sunset membuat beberapa pelukis semakin menikmati proses melukis. 

“Anginnya memang kencang. Cat jadi mudah kering tapiview sunset cantik sekali. Jadi makin terinspirasi untuk membuat lukisan,” tukas Murni, salah satu pelukis yang juga melukis bunga di atas tote bagnya. 

Sementara itu Marcomm Manager Fairfield by Marriott Surabaya Kus Andi menyambut positif kegiatan yang dilakukan oleh para pelukis perempuan tersebut. “Setelah menggelar pameran di area lobi selama kurang lebih dua bulan, mereka ingin lebih berbuat banyak dengan tidak hanya pameran lukisan di atas kanvas tetapi juga ditote bag. Dan hasil dari penjualan lukisan maupun tote bag ini akan didonasikan,” terangnya.mwp

dilihat : 16 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution