Jum'at, 22 Juni 2018 23:47:17 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 207
Total pengunjung : 400670
Hits hari ini : 1863
Total hits : 3641900
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kapolri Puji Forpimda Jatim Bisa Jaga Stabilitas Ekonomi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 10 Juni 2018 21:08:10
Kapolri Puji Forpimda Jatim Bisa Jaga Stabilitas Ekonomi

Ngawi - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memuji upaya yang dilakukan forum pimpinan daerah (Forpimda) Jawa Timur.

Selain memuji kesiapan pengaman arus mudik dan balik lebaran Tahun 2018, serta kesiapan mengantisipasi terorisme, Kapolri juga memuji Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Pangdam V Brawijaya, yang tetap menjaga kondisi perekonomiannya deflasi.

"Tahun lalu Jawa Timur satu-satunya yang mengalami deflasi. Tahun ini, Jawa Timur kembali mengalami deflasi," puji Kapolri disela kunjungannya di Mapolres Ngawi, Minggu (10/6/2018).

Kapolri hari ini melakukan kunjungan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Juga dihadiri Forpimda Jatim diantaranya Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menjelaskan, situasi arus mudik lebaran Tahun 2018 di Jatim, sejauh ini dalam kondisi aman dan kondusif, bahkan ekonomi mengalami deflasi.

"Ketahanan pangan relatif stabil. Hampir seluruh harga bahan pokok mengalami penurunan. Kecuali telur dan daging ayam broiler, yang itupun hanya 0,2 persen," tutur Machfud.

Menghadapi kesiapan arus mudik lebaran Tahun 2018 ini, kapolda menerangkan bahwa, dalam Operasi Ketupat Semeru 2018, pihaknya menerjunkan 17.804 personil. Terdiri dari 10.571 personil Polri. Sedangkan pasukan dari TNI dan instansi terkait yakni 7 ribu lebih personil.

"Kami juga menyiapkan 211 pos pengamanan dan 39 pos pelayanan (se Jatim)," jelasnya.jn/red

dilihat : 25 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution