Jum'at, 22 Juni 2018 23:55:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 209
Total pengunjung : 400672
Hits hari ini : 1902
Total hits : 3641939
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -, Dinkes Jatim Siagakan 243 Pos Kesehatan di Sepanjang Jalur Mudik






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 09 Juni 2018 21:30:01
, Dinkes Jatim Siagakan 243 Pos Kesehatan di Sepanjang Jalur Mudik

Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur menyiagakan sebanyak 243 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik. Pemudik dapat mengunjunginya apabila membutuhkan layanan kesehatan saat perjalanan.

"Pada 2017 ada sebanyak 145 posko kesehatan. Tahun ini emang ada penambahan posko kesehatan sebanyak 98 titik. Ini bagian dari upaya Dinkes untuk memberikan layanan optimal," kata Kepala Dinkes Jatim, dr Kohar Hari Santoso, Jumat (8/6).

Ia menjelaskan pos kesehatan yang disiagakan hanya untuk pelayanan faskes kelas pertama. Apabila pasien perlu rujukan lebih lanjut sudah disiagakan klinik, Puskesmas dan rumah sakit terdekat. Total fasilitas kesehatan berbagai tingkat yang disiagakan Dinkes Jatim selama mudik Lebaran sebanyak 1.275 unit.

"Rinciannya, sebanyak 243 pos kesehatan, 159 rumah sakit, 38 klinik dan 835 Puskesmas yang siap melayani masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Kohar, fokus perhatian Dinkes Jatim di masa mudik Lebaran kali ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data, kasus kecelakaan yang dialami pemudik didominasi kendaraan bermotor dan terjadi tidak dijalan tol melainkan di jalan arteri.

"Pada 2017 ada 656 kejadian kecelakaan lalu-lintas, dengan korban meninggal dunia 38 jiwa, luka ringan 827 jiwa sedangakan yang menjalani rawat inap sebanyak 278 pasien," terangnya.

Dinkes Jatim terus mengintensifkan pemeriksaan terhadap pengemudi bus, berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan. "Pengemudi tidak boleh memaksakan diri. Kalau dirasa lelah harus istirahat. Minimal jika sudah 4 jam berkendara berhenti dulu, istirahat agar tubuh fit kembali," tandasnya. (Info/red)

dilihat : 25 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution