Senin, 24 September 2018 04:31:59 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 195
Total pengunjung : 422787
Hits hari ini : 3368
Total hits : 3894558
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tuntut Sita Aset, Ratusan Korban Sipoa Group Datangi Lahan Royal Avatar World






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 02 Juni 2018 22:45:54
Tuntut Sita Aset, Ratusan Korban Sipoa Group Datangi Lahan Royal Avatar World

Surabaya,pustakalewi.com - Konsumen pembeli properti dari Sipoa Group yabg tergabung dalam Paguyuban Customer Sipoa (PCS) gelar aksi menduduki aset milik Sipoa Group yang ada di kawasan wisata menanggal Surabaya.

Aset yang diduduki oleh PCS yang diduga dari hasil kejahatan berada di Royal Avatar World, Waru, Sidoarjo, Sabtu (02/06).

Aksi ini diikuti oleh ratusan customer yang mengenakan kaus merah. Mereka menuntut pengembalian uangnya 100 % tanpa potongan.

Para customer juga berharap agar pihak kepolisian menyita aset tidak bergerak milik Sipoa Group.

"Teman-teman berdemo hari ini agenda khususnya adalah meminta kepada pihak kepolisian agar segera melakukan penyitaan terhadap barang yang diduga dari hasil kejahatan yakni tanah dan bangunan," ujar Masbuhin, kuasa hukum korban pembelian apartemen atau proyek Sipoa. 

Ia menjelaskan, jika tidak ada penyitaan dapat dipastikan customer tidak akan mendapatkan pengembalian uang 100 %.

"Setelah disita, berkas ini akan dinyatakan P21 oleh kejaksaan setalah itu disidangkan dan terdakwa terbukti bersalah. Barang bukti tersebut harus dikembalikan kepada yang berhak (customer)," jelasnya.

Menurut Masbuhin, setelah Polda Jatim menetapkan 6 tersangka, mestinya melakukan upaya paksa dalam bentuk penyitaan barang bukti.

"Bentuknya ini, tanah proyek Royal Avatar World yang diduga dari hasil kejahatan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang)," terangnya sambil menunjuk proyek Royal Avatar World.

Ia menambahkan, paguyuban akan menyampaikan tuntutan yang sama ke 13 proyek Sipoa.

"Ini agenda pembuka, kami akan melakukan aksi-aksi lanjutan untuk menuntut hak kami," imbuh Masbuhin.

Rencananya, Paguyuban akan mendirikan 10 tenda di dalam area proyek Royal Avatar World setelah diberikan izin oleh Kapolda.

Mereka akan menduduki tanah tersebut hingga pihak kepolisian menyitanya. "Ibaratnya ini adalah tanah kami. kami tidur di tanah kami hingga esok," pungkasnya. 

Saat ini, paguyuban telah mendirikan 2 tenda kecil di depan pintu masuk proyek Royal Avatar World.

Di samping tenda tersebut mereka menyusun kardus yang ditempeli cek dari salah satu bank terkemuka bertuliskan disita polisi. Selanjutnya mereka akan mendirikan tenda besar di dalam proyek untuk menginap.

Dalam rangkaian aksi damai ini PCS juga mengundang anak-anak panti asuhan untuk berdoa dan berbuka bersama.mwp

dilihat : 74 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution