Senin, 23 Juli 2018 06:37:23 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 149
Total pengunjung : 407547
Hits hari ini : 1480
Total hits : 3717117
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jika Tidak Ada Sita Aset, Para Korban Akan Duduki Lahan Sipoa Group






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 31 Mei 2018 20:30:04
Jika Tidak Ada Sita Aset, Para Korban Akan Duduki Lahan Sipoa Group

Surabaya,pustakalewi.com - Meski sudah ada 6 orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim tetapi para korban Sipoa Group masih saja kurang puas dengan hal itu.

Didampingi kuasa hukumnya Masbuhin dan rekan para korban yang tergabung dalam Paguyuban Customer Sipoa (PCS) akan mengambil langkah yang lebih keras lagi agar hak mereka sebagai konsumen bisa terpenuhi.

Menurut juru bicara PCS Ary Istiningtyas Rini W SH. para konsumen Sipoa akan mengambil langkah diantaranya menduduki aset yang dimiliki oleh Sipoa Group agar hak-hak yaitu uang tanda jadi ataupun uang pembayaran yang sudah lunas dibayarkan oleh mereka bisa kembali.

Sejak kami melaporkan jajaran direksi Sipoa di Polda Jatim tanggal 26 Maret 2018 lalu kami tidak melihat adanya upaya dari kepolisian untuk melakukan penyitaan terhadap aset milik Sipoa Group yang memiliki nilai ekonomis yang cukup.

Kami mengapresiasi langkah polisi dalam hal ini Polda Jatim dengan menetapkan 6 tersangka dan menyita 1 unit mobil Toyota Alphard dalam kasus ini."Berapa sih harga mobil Aplhard yand disita itu, harganya jauh dibawah dari nilai kerugian yang kami semua alami yang mencapai 30 Miliar Rupiah." Kata wanita yang akrab disapa Arie ini saat jumpa pers dengan awak media, Kamis 31 Mei 2018.

Oleh karena itu saya bersama rekan-rekan korban Sipoa yang berjumlah 500 orang ini akan menduduki lahan ROYAL AVATAR WORLD milik Sipoa yang ada di kawasan Menanggal Surabaya pada tanggal 2 Juni 2018 mendatang. Kami menuntut agar pihak Kepolisian segera menyita aset tanah dan bangunan dari Sipoa Group.

"Kami akan all out memperjuangkan hak kami dan jika aksi pertama kami ini tidak ada kemajuannya kami akan menduduki lahan Sipoa lainnya."tegas Arie.

Aksi tanggal 2 Juni 2018 mendatang ini sudah kami komunikasikan dan mendapatkan ijin dari pihak terkait seperti Polsek Waru dan kami tembusi juga ke Polres Sidoarjo Kota. mwp

dilihat : 356 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution