Minggu, 18 Agustus 2019 03:59:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520077
Hits hari ini : 380
Total hits : 4876489
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Obama sebut penembakan di Orlando sebagai aksi teror






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 13 Juni 2016 09:12:56
Obama sebut penembakan di Orlando sebagai aksi teror

Surabaya - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengatakan penembakan massal di sebuah kelab malam di Orlando, Florida, merupakan "aksi teror dan tindak kebencian".

Ketika berbicara di Gedung Putih pada Minggu 12 Juni 2016, Obama mengatakan Amerika bersatu dalam suasana duka, marah dan kokoh untuk mempertahankan rakyatnya.

"Hari ini menandai penembakan yang paling banyak menewaskan orang dalam sejarah Amerika," kata Presiden Obama.

Dikatakan oleh Obama, pembunuhan massal ini menjadi pengingat kembali mengenai betapa mudah mendapatkan senjata mematikan di Amerika Serikat.
"Pelaku tampaknya bersenjatakan pistol dan senapan serbu berkekuatan tinggi.

Pembunuhan massal ini, oleh karena itu, menjadi pengigat lebih lanjut tentang betapa mudah bagi seseorang untuk mendapatkan senjata yang memungkinkan mereka menembak orang-orang di sekolah, tempat ibadah atau gedung bioskop atau di kelab malam."

Sejauh ini 50 orang diketahui tewas dalam serangan, yang menurut Badan Penyelidik Federal [FBI] dilakukan oleh warga Amerika keturunan Afghanistan, Omar Mateen, di kelab malam Pulse di Orlando pada Minggu dini hari.

Badan Penyelidik Federal mengukuhkan Omar Mateen menelepon nomor darurat 919 sebelum serangan dan berbicara tentang kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

FBI juga mengakui sudah mewawancarai Mateen tiga kali selama tiga tahun terakhir terkait kemungkinan memiliki hubungan dengan teroris tetapi tidak mengambil tindakan lebih lanjut.

Calon presiden dari Republik, Donald Trump, mengatakan Amerika Serikat telah diserang oleh teroris Islam radikal dan ia mengecam Presiden Obama serta sosok yang kemungkinan menjadi calon presiden dari Demokrat, Hillary Clinton, karena tidak menggunakan istilah tersebut. BBC Indonesia

dilihat : 437 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution